Perbedaan Kecepatan Dan Kuota Internet

Didalam dunia Internet pasti sudah sering mendengar istilah Speed atau Bandwith dan Kuota. Speed atau Bandwidth internet adalah kecepatan akses internet. Kuota internet adalah besarnya batasan penggunaan internet. Kuota dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu Kuota Speed atau Bandwith dan Kuota Data internet.

Perbedaan Kecepatan dan Kuota Internet.
Bandwidth atau Speed yaitu tingkat kecepatan akses internet,contoh .
56 Kbps (Kilo bit per second).
153 Kbps.
256 Kbps.
512 Kbps.
1 Mbps (1024 Kbps)

Kuota Data internet yaitu jumlah batasan penggunaan internet yang digunakan,contoh.
10 MB (Mega Byte)
100 MB.
500 MB.
1 GB (Giga Byte) atau 1024 MB.
Unlimited (Besar Kuota Tidak Terbatas).

Sebagai contoh informasi layanan produk internet berikut,









Pada gambar informasi tersebut tertulis "up to Dual Play 10Mbps" ini artinya adalah kecepatan transfer data internet ketika berselancar, misal membuka halaman web atau download kecepatanya untuk memproses transfer data adalah perdetiknya 10 Mb (Megabit). File adalah data.

Contoh lain informasi produk seperti ini








Pada gambar informasi tersebut tertulis "Kuota Youtube 5G atau Kuota Utama 5GB" ini artinya adalah jumlah besarnya data internet yang diakses, misal nonton video youtube, menonton ini termasuk mengakases data, 1 video youtube misal besaranya 1MB, misal Kuota 1GB (1024 MB) - 1MB = 1021 MB

Jadi Bandwidth/Speed dan Kuota adalah 2 hal penting dalam penggunaan internet. Keduanya saling berkaitan. Semoga artikel tentang perbedaan Kecepatan Dan Kuota Internet memberi pencerahan.

Share:

Perbedaan Google Meet, Google Hangouts dan Google Duo

Google telah memiliki berbagai solusi video dan obrolan selama bertahun-tahun, banyak yang dihentikan dan banyak yang tumpang tindih dalam penawaran mereka. Berikut artikel yang membahas tentang perbedaan Google Meet, Google Hangouts dan Google Duo referensi dari pocket-lint.com. Sehingga membantu Anda untuk memutuskan aplikasi mana yang akan Anda gunakan.

Google Meet
Google Meet sebelumnya adalah Google Hangouts Meet yang juga merupakan versi dari Google Zoom. Google Meet salah satu layanan teknologi dari Google untuk solusi konferensi video bagi perusahaan. Layanan ini dapat digunakan untuk semua orang yang memiliki Google account. Layanan ini dapat diakses melalui meet.google.com. Saat ini layanan Google Meet gratis hingga 30 September 2020. Google Meet juga dilengkapi dengan fasilitas Chat yaitu Google Chat

Google Meet adalah layanan teknologi untuk video konferensi dalam skala besar. Untuk level "Basic" dapat mensupport hingga 100 peserta, Untuk level "Enterprise" dapat mendukung peserta dari 250 participants atau 100,000. Google juga menambahkan fungsi yang membuatnya lebih ramah pengguna, menambahkan kontrol, tampilan galeri, pilihan berbagi layar. Google juga melaukan enkripsi untuk keamanan ketika disimpan di Google Drive. Google Meet berjalan pada browser tidak perlu melakukan install plug in. Google Meet juga memiliki versi Andoid dan iOS.

Google Hangouts
Google Hangouts diperkenalkan pada tahun 2013, sudah lama di integrasikan dengan Gmail dan aplikasi Google lainya, juga sudah disatukan dengan Google Hangouts Meet dan Hangouts Chat, rencananya bahwa Google Hangouts akan ditutup segera di tahun 2020 oleh pihak Google. Layanan ini bisa diakses di alamat hangouts.google.com. Google Hangouts adalah layanan video call dan chat

Layanan ini mendukung video call hingga 10 orang dan messaging hingga 150 users, layanan ini dapat diakses melalui web browser maupun melalui apps smartphone Android dan iOS. Google Hangouts adalah layanan gratis, hanya login menggunakan Google Account salah satunya Gmail.

Google Duo
Google Duo diperkenalkan pada tahun 2016 sebuah teknologi untuk layanan video call person-to-person. Bisa dikatakan ini merupakan sebuah layanan yang lebih bersifat pribadi. Google Duo dapat diakses melalui duo.google.com juga dapat diakases melalui mobile apps Android dan iOS.

Google Duo layanan gratis yang dapat melakukan video calls melalui daftar kontak telephone atau dari alamat email. Dapat meninggalkan pesan video. Google Duo tidak ada fasilitas pesan text dan sharing layar seperti yang ada di Google Meet. Meskipun pada prinsipnya didesain untuk person-to-person, Google Duo dapat digunakan untuk layanan group video call hingga 12 orang.

Share:

Digitalisasi Pembayaran Sekolah

Digitalisasi pembayaran sekolah, yaitu sebuah teknologi pembayaran dengan system digital yang bernama "InfraDigital Nusantara" atau IDN. Teknologi ini dibuat untuk menjembatani antara institusi pendidikan dan non pendidikan dengan seluruh institusi pembayaran di Indonesia, seperti bank, e-wallet, e-money, payment gateway atau cash solution.

Konsep dasar system pembayaran digital adalah berbasis web yang dapat diakses secara real-time oleh sekolah. Seluruh pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan ditangani oleh institusi pembayaran terkait. 

Berikut gambaranya alurnya

Pihak siswa bisa melakukan pembayaran tunai melalui institusi pembayaran seperti Indomaret, Alfamart, GoPay, Tokopedia, Bank jadi tidak perlu datang ke sekolah.

Bagaimana pihak siswa mengetahui pembayaranya, yaitu siswa dapat memonitoring pembayaran melalui aplikasi yang dapat di install di smartphone. Berikut dibawah sekilas contoh tampilan aplikasi yang dijalankan di smartphone






Kemudian bagaimana pihak siswa melakukan pembayaran tunai, sebagai contoh siswa akan melakukan pembayaran tunai melalui institusi pembayaran Indomaret. Berikut gambarannya
















Berikut sekilas tampilan aplikasi disisi Admin Sekolah
















Semua instansi pendidikan dapat menggunakan teknologi ini dan tidak ada persyaratan khusus. Akan diberikan training penguasaan system IDN untuk insititusi pendidikan yang bergabung. Dengan IDN monitoring transaksi secara realtime kapan pun dan dimana pun. IDN adalah system yang fleksible dan menggunakan teknologi fintech terkini sehingga transaksi terlindungi dengan aman.

Infradigital Nusantara telah menjalin kerjasama dengan banyak institusi pembayaran. Infradigital nusantara adalah system pembayaran digital untuk pendidikan yang berlisensi Bank Indonesia. 









Sekilas daftar sekolah yang sudah menggunakan IDN. Daftar sekolah selengkapnya bisa klik disini IDN School. Untuk informasi lebih lanjut silahkan tulis di komentar atau kirim E-mail ke penulis. Disini penulis juga sebagai salah satu tim presentasi INFRADIGITAL NUSANTARA. 

Semoga memberi semangat dan solusi baru, saya tunggu feedbacknya ya :-)
Share:

Apa Itu Internet Of Things (IOT)

Internet of things (IOT), adalah teknologi komputer yang saling terkait yang meliputi bidang mesin mekanik dan digital, objek, hewan atau orang yang dilengkapi dengan identifikasi unik (UID) yang juga dilengkapi kemampuan transfer data melalui jaringan komputer secara automatic.

Dirangkum dari techtarget.com, salah satu contoh penerapan Internet Of Thins adalah sebuah mobil yang memiliki sensor untuk memberi tahu pengemudi terkait tekanan ban. Contoh lain bisa berupa sebuah benda buatan manusia lainnya yang dapat diberi alamat Internet Protocol (IP) dimana dapat diletakan pada suatu mahluk hidup dan dapat melakukan transfer data melalui jaringan komputer. 

Keuntungan penerapan Internet Of Things pada sebuah industri dapat membantu efisiensi operasional, sehingga industri dapat lebih fokus pada peningkatan layanan ke pelanggan, membantu dapam pengambilan keputusan dan meningkatkan nilai bisnis.

Cara Kerja IOT
IoT terdiri dari perangkat computer yang canggih yang pada dasarnya adalah berbasis web yang terdiri dari sistem yang tertanam, seperti prosesor, sensor, dan perangkat keras komunikasi, yang sudah didesain memiliki kemampuan mengumpulkan, mengirim, dan bertindak berdasarkan data yang masuk. Perangkat IoT memiliki berbagai data dari sebuah sensor yang dikumpulkan secara automatic kemudian dihubungkan ke gateway IoT kemudian data terkirim automatic ke cloud untuk  proses analisis. 

Perangkat ini mampu berkomunikasi dengan perangkat terkait lainnya dan bertindak berdasarkan informasi yang masuk. Semua pekerjaan perangkat ini dilakukakn tanpa campur tangan manusia atau automatic, meskipun orang dapat berinteraksi dengan perangkat untuk mengaturnya, memberi instruksi atau mengakses data. Internet Of Things bisa disebut teknologi dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang mempu membuat sebuah mesin membantu membuat proses pengumpulan data lebih mudah dan lebih dinamis.

Berikut skema sebagai gambaran

Mengapa IOT penting?
Sebuah hal penting terkait Internet adalah Internet membantu orang hidup dan bekerja lebih cerdas. IOT sangat penting untuk sebuah bisnis. IOT mampu membantu bisnis memonitoring secara real time bagaimana sistem mereka benar-benar bekerja, memberikan informasi tentang segala sesuatu dimulai dari kinerja hingga rantai pasokan dan operasi logistik.

IOT memungkinkan perusahaan untuk mengotomatisasi proses dan mengurangi biaya tenaga kerja. Juga mengurangi pemborosan dan meningkatkan pengiriman layanan, membuatnya lebih murah untuk memproduksi dan mengirimkan barang, serta menawarkan transparansi dalam transaksi pelanggan.

Dengan demikian, IOT adalah salah satu teknologi paling penting dalam kehidupan sehari-hari, dan IOT akan terus meningkat seiring semakin banyaknya bisnis yang menyadari potensi perangkat yang terhubung agar tetap kompetitif. Internet menawarkan banyak manfaat bagi organisasi khususnya dalam dunia industri.

Beberapa manfaat umum IOT adalah berikut:
  • memantau keseluruhan proses bisnis
  • meningkatkan layanan disisi pelanggan
  • menghemat waktu dan uang
  • meningkatkan produktivitas karyawan
  • mengintegrasikan dan mengadaptasi model bisnis
  • membuat keputusan bisnis yang lebih baik
  • menghasilkan lebih banyak pendapatan.
Secara umum, IOT paling banyak diterapkan di organisasi manufaktur, transportasi dan utilitas, juga dalam bidang pertanian, infrastruktur dan industri otomasi rumah.

Penerapan IOT di bidang pertanian, dapat menguntungkan petani dengan membuat pekerjaan mereka lebih mudah. Teknologi sensor yang merupakan bagian dari system IOT dapat mengumpulkan data tentang curah hujan, kelembaban, suhu dan kandungan tanah, serta faktor-faktor lain, yang akan membantu mengotomatiskan teknik pertanian.

Penerapan IOT di bidang infrastruktur, dapat membantu untuk memantau operasi infrastruktur di sekitarnya. eknologi sensor yang merupakan bagian dari system IOT dapat digunakan untuk memantau peristiwa atau perubahan dalam bangunan struktural, jembatan dan infrastruktur lainnya. Tentunya hal ini memberikan manfaat dalam hal penghematan biaya, waktu, perubahan alur kwalitas kerja.

Penerapan IOT di bidang bangunan, dengan teknologi sensor yang merupakan bagian dari system IOT dapat untuk memantau dan memanipulasi sistem mekanis dan elektrikal sebuah gedung. Dalam skala yang lebih luas, kota pintar atau smart city dapat membantu warga mengurangi limbah dan konsumsi energi. 

IOT menyentuh setiap industri, termasuk bisnis di bidang kesehatan, keuangan, ritel, dan manufaktur.
Share:

Apa Itu 5G Dan Perkembangan Teknologi "G"

Industri telekomunikasi tanpa kabel atau nirkabel hampir setiap dalam waktu 1 dekade atau lebih mengeluarkan standar baru komunikasi seluler yang memiliki kemampuan transmisi data atau kemampuan pengiriman paket data lebih banyak dan lebih cepat. 

Berikut sejarah perkembanganya, huruf “G” yang menempel pada istilah 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G Dan 5G adalah Generasi.


  1. 1G adalah teknologi nirkabel generasi paling awal yang dikenalkan pada tahun 1970-an, System kerja Teknologi 1G menggunakan transmisi sinyal analog yang hanya mampu untuk melakukan panggilan telepon saja. Teknologi 1G itu sangat berperan besar terhadap perkembangan ponsel. Pada masa ini ponsel benar-benar belum pintar (smart phone). Seiring berkembangnya zaman teknologi ini sudah mulai di tinggalkan. 
  2. 2G adalah teknologi nirkabel generasi ke dua. Teknologi ini mampu mentransmisikan suara dan data secara digital. 2G membawa perubahan standar komunikasi telepon selular dari analog ke komunikasi digital tahap awal. Pada masa ini hanya bisa melakukan telepon dan enkripsi teks. Adapun layanan data, tetapi sebatas pesan gambar atau MMS. Kecepatan 2G dengan mengandalkan Global Packet Radio Services (GPRS) mencapai 50 kilobyte per second. Kemudian dikembangkan lagi dimana data rates bisa dinaikkan dengan EDGE sampai 1 Mbps.
  3. 3G adalah teknologi nirkabel generasi ketiga yang dikenalkan pada 1998, teknologi 3G memiliki kecepatan transfer data(144kbps-2Mbps) sehingga mampu memberi layanan data broadband seperti internet, video, music, games, selain itu juga dapat memberikan layanan video conference dan video streaming.
  4. 4G adalah teknologi generasi keempat yang dikenalkan pada 2009,  Teknologi ini ditemukan oleh Khoirul Anwar asal Indonesia yang menjadi peniliti di JAIST (Japan Advanced Institute of Science and Technology School of Information Science). Sistem 4G mampu menyediakan solusi dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, dengan rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya.
  5. 5G, menurut informasi dari zdnet.com, 5G diperkenalkan pada 1 november oleh China. Penemu teknologi ini adalah Michael Lemke seorang ahli teknologi senior brand seluler ternama yaitu Huawei. Teknologi 5G mempunyai "Value" yaitu untuk mendukung aktifitas bisnis dari segala sektor yang dapat terintegrasi berbagai lokasi. Teknologi 5G memberikan layanan yang lebih baik bagi pengguna smartphone. Dengan teknologi 5G mampu melakukan download film HD dalam hitungan detik. Teknologi 5G akan memberikan layanan komunikasi yang lebih baik dalam meningkatkan bisnis dengan berbagai cara dan juga meningkatkan efisiensi biaya.
Berikut grafik perkembangan teknologi "G" yang dikutip dari theconversation.com



















Referensi:
ericsson.com
zdnet.com
theconversation.com
sis.binus.ac.id


Share:

Apa Itu Google Cloud

Google Cloud, Google Cloud memiliki istilah lengkap yaitu Google Cloud Platform(GCP). Sebagian orang mungkin sudah sering mendengarnya tetapi masih banyak sebagian besar belum paham Apa Itu Google Cloud. Berikut tentang Google Cloud Platform dirangkum dari techtarget.com dan zdnet.com, Google Cloud Platform adalah kumpulan produk layanan teknologi berbasis cloud atau sebuah layanan yang memiliki konsep dasar berbasis web yang ditawarkan oleh Google. 

Platform atau program ini mencakup serangkaian layanan yang di-host atau diserahkan pada pihak Google seperti komputasi, penyimpanan, dan pengembangan aplikasi yang berjalan pada perangkat keras Google. Layanan Google Cloud Platform dapat diakses oleh pengembang perangkat lunak, administrator cloud, dan profesional IT perusahaan melalui internet publik atau melalui koneksi jaringan khusus.

Google Cloud Platform memiliki jenis produk yang sangat banyak sekali dan sulit dipahami secara abstrak atau secara object. Untuk membantu memahami Google Cloud Platform secara eksplisit atau lebih jelas, berikut adalah beberapa produk layanan inti yang dioperasikan GCP:
  • Google Compute Engine adalah layanan infrastructure-as-a-service (IaaS) yang menyediakan mesin virtual untuk hosting.
  • Google App Engine adalah layanan (PaaS) dimana pengembang perangkat lunak dapat mengakses ke hosting Google. Pengembang juga dapat menggunakan kit pengembang perangkat lunak (SDK) untuk mengembangkan produk perangkat lunak.
  • Google Cloud Storage adalah layanan yang dirancang untuk menyimpan set data yang besar dan tidak terstruktur. Selain itu juga menawarkan pilihan penyimpanan basis data, termasuk Cloud Datastore untuk NoSQL, Cloud SQL untuk MySQL dan basis data Cloud Bigtable Google.
  • Google Container Engine

Google Cloud Platform juga menawarkan layanan integrasi dan pengembangan aplikasi. Seperti, Google Cloud Pub / Sub adalah layanan management dan pengiriman dan pertukaran pesan antar aplikasi secara real-time. Selain itu, Google Cloud Endpoints memungkinkan pengembang untuk membuat layanan berdasarkan RESTful APIs, dan kemudian membuat layanan tersebut dapat diakses oleh klien Apple iOS, Android dan JavaScript. Penawaran lain termasuk server DNS Anycast, interkoneksi jaringan, load balancing, monitoring, dan logging services.

Layanan lain adalah terkait dengan big data dan mesin learning, ke platform cloud-nya. Layanan data besar untuk pemrosesan data dan analitik, seperti Google BigQuery untuk query seperti SQL yang dibuat terhadap kumpulan data multi-terabyte. Selain itu, Google Cloud Dataflow adalah layanan pemrosesan data yang ditujukan untuk analitik, ekstrak, ubah, dan muat (ETL) dan proyek komputasi real-time. Platform ini juga mencakup Google Cloud Dataproc, yang menawarkan layanan Apache Spark dan Hadoop untuk pemrosesan data besar.

Untuk kecerdasan buatan (AI), Google menawarkan Cloud Machine Learning Engine, layanan  manage service yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan melatih model pembelajaran mesin. Berbagai API juga tersedia untuk terjemahan dan analisis ucapan, teks, gambar, dan video.

Google juga menyediakan layanan untuk IoT, seperti Google Cloud IoT Core, yang memungkinkan pengguna untuk mengkonsumsi dan mengelola data dari perangkat IoT.

Pilihan Biaya Google Cloud Platform
Seperti penawaran cloud publik lainnya, sebagian besar layanan Google Cloud Platform mengikuti model pay-as-you-go di mana tidak ada pembayaran di muka, dan pengguna hanya membayar untuk sumber daya cloud yang mereka konsumsi. 

Sertifikasi Google Cloud Platform
Google menawarkan program pelatihan dan sertifikasi yang terkait dengan Google Cloud Platform, termasuk program untuk infrastruktur cloud, pembelajaran data dan mesin, pengembangan aplikasi dan administrasi G Suite, serta program pengantar untuk platform cloud-nya. 
Ada tiga sertifikasi Google cloud yang dapat diperoleh yaitu: 
  • a Certified Professional Cloud Architect, 
  • a Certified Professional Data Engineer,
  • a Certified Professional G Suite Administrator.
Semoga memberi pencerahan :-)
Share: